Tanganku gatal... tandanya pengen gambar hehehe...
Tanganku usil... berarti akan ada korban jadi bahan sketsaku
Tanganku ga mau diem... pertanda akan ada satu gambar yang jadi di buku sketsku
Yuuuppp.... banyak koleksi sketsa dari kreasi tanganku ini. Entah berapa buku dan berapa kertas gambar yang terisi oleh keusilan tanganku. Bahkan banyak sekali karyaku yang entah keberadaannya dimana.
Dimulai saat duduk di SMP, gegara suka dengan anime Sailormoon. Aku mulai menggambar manga, dari yang gambar cakar ayam, menjiplak sampai sketsa yang bisa dinikmati sendiri. Hingga sampai bisa membuatku lega saat menyelesaikan sketsa itu. Bagiku bukan karena sketsa yang bagus dan sangat mirip yang menjadi target utamaku, tapi bisa menaklukan dapat menggambarny lah yang membuatku terus menggambar dan menggambar lagi.
Mungkin jika dilihat, karyaku ini biasa saja, bahkan bisa dibilang ga' maksimal alias nanggung. Tapi prosesnya selalu aku nikmati, bahkan prosesnya kadang aku gunakan untuk menterapi emosiku yang kadang meledak-ledak hehehe.... But i did it... its work!!
sooo.... inilah beberapa hasil sketsaku
Ya... beginilah karyaku... sederhana hehehe
Makasih lho udah baca blog ku hehehe
Dua kali aku memosting tempat ini. Jalan beraspal dipinggir Samudra Hindia yang sangat eksotik. (baca di http://ariewia.blogspot.co.id/2014/07/bersakit-sakit-dahulu-bersantai-di.html dan http://ariewia.blogspot.co.id/2014/10/kangen-laut_27.html ). Jalur pantai yang mengiringi perbatasan daratan dan lautan di area Pasirian, Lumajang ini sangat menakjubkan. Ombak besar khas laut kidul sangat terasa di sini. Suasana sepi seperti di pulau tanpa penghuni, tampak menghiasi pemandangan pantai ini. Tebing tinggi belasan meter berdiri kokoh seperti tak terganggu dengan suara deburan ombak.
Alasanku memosting kembali suasana pantai ini, karena tempat ini sudah tak ada lagi. Sangat disayangkan, pantai indah ini hilang terkena abrasi laut selatan, berarti hilang juga kesempatanku untuk mengunjungi tempat ini lagi. Hanya tersisa kenangan dan foto-foto saat di tempat ini. Masih teringat di kepalaku suara ombak, suara angin, kepiting berlarian menuju ke laut, dan suasana uniknya pantai ini.
(baca http://lumajangsatu.com/berita-abrasi-pantai-tembok-penangkis-ombak-watu-gedek-tempursari-nyaris-ambrol.html)
Tapi.... sekarang jadi seperti ini... tidak bisa dilewati (T_____T)
Lagu kenangan, diciptakan berdua saat bersama. Lagu menggambarkan saat pertama bertemu dan merasakan getaran dalam hati sepasang insan yang ditemukan oleh takdir. Di bawah langit biru dan udara sejuk mengelilingi suasana musim semi, mereka bertemu. Sepasang mata berwarna batu amber pemilik gadis cantik memakai coat biru langit, bertemu dengan pemuda bermata coklat terang berlesung pipit bersalaman dengan mempersembahkan sebuket bunga tanda cinta.
Lagu indah ini berawal dari sana dan berakhir di studio rekaman, mengabadikan kebersamaan mereka selama 6 bulan. Suara gitar mengiringi lembutnya suara Lee Jonghyun dan Gong Seung Yeon, menjadi lagu abadi kebersamaan mereka. Singkat tapi mengesanku bagiku. Sepasang pelakon reality show We've Got Married ini berhasil membuatku menggambarkan indahnya pernikahan dua insan yang saling jatuh cinta. Andaikan bukan reality show, aku sangat setuju mereka bersama. Sweet Couple ... Sweet memory... Romantic Honey Bees .. lets recharges with smelling your hand yeobo...
Lee JongHyun & Gong SeungYoen
Ini dia lirik Blue Sky Coat
jon gyo uri jina go ta sa roun
(The cold winter passed)
hessali nelbijolte ....keudereul mannatjyo
(As the warm sun shines on me....I met you)
haneulbit koteureulibeun keude ei keumisorreul beonson-gan
(Wearing a sky blue coat That moment I saw your smile)
Tak selamanya kapas berwarna putih, ada lho kapas yang berwarna biru.... yuupp... lebih tepatnya Air Terjun Kapas Biru. Salah satu dari banyak air terjun di daerah Pronojiwo Lumajang Jawa Timur ini memiliki gaya tarik tersendiri.
Air
Terjun Kapas Biru terletak di Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang. Kecamatan Pronojiwo ini
berada di Lumajang barat-selatan, berbatasan dengan Kecamatan Ampelgading yang masuk
Kabupaten Malang. Rute untuk menuju Air Terjun Kapas Biru ini apabila ditempuh dari
arah Lumajang maka setelah 300 meter
setelah lapangan pronojiwo, setelah persimpangan kemudian ambil kiri (ada
banner sebelah kiri jalan bertuliskan Air Terjun Kapas Biru). Namun apabila
dari arah Malang, untuk menuju lokasi Air Terjun Kapas Biru ini bias melalui Malang
- Turen - Dampit - Pronojiwo, cari kantor polisi Pronojiwo, tidak jauh dari
polsek akan bertemu jalan tikungan dilengkapi banner sebelah kanan bertuliskan Air
Terjun Kapas Biru, kemudian ikuti jalan cor sampai
mentok di ujung jalan. Apabila dari Malang untuk menuju Air Terjun Kapas Biru
ini bias ditempuh dalam waktu kurang lebih 2 sampai 3 jam saja. Kondisi jalan
sudah lumayan baik sehingga dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda
empat. (http://www.maringetrip.com/2015/11/air-terjun-kapas-biru-lumajang.html)
Siiaaaappppp ..... perjalanan berat dan mengesankan dimulai dari sini!!!
Kita melewati kebun salak yang lumayan rimbun dengan jalan setapak yang akhirnya berhenti di pos awal. Di situ ada loket, per orang dikenai biaya Rp. 7.000,00. Barulah perjalanan lumayan dimulai. Hampir sama seperti di Cuban Sewu, jalan setapak yang hanya dibatasi bambu dan tebing. Namun lebih aman di situ daripada di Cuban Sewu. Ini dia perjalanan kami...
Di pos kedua tempat istirahat... lumayan melemaskan otot yang cukup tegang :D :D :D
Lanjut perjalanan!!! Adventure kami diwarnai dengan banyak sekali rintangan dan jalan yang tidak semulus yang dibayangkan. Tebing terjal, jalan becek, jalan berbatu, jalan longsor, dan sebagainya kami temui disetiap langkah perjalanan. Hampir sama seperti sama menuju ke Tumpak sewu, hanya saja lebih berwarna lintasannya. Naik tebing, turun tebing, jalan landai, perkebunan kopi serta persawahan.
*gambar itu diambil saat perjalanan pulang*
*gambar itu diambil saat perjalanan pulang*
*terdapat beberapa air terjun kecil di trek tebing, ini salah satunya*
*gambar itu diambil saat perjalanan pulang*
Sampailah di kawasan persawahan, ini berarti sudah hampir sampai ke lokasi.
Setelah itu, kami bertemu jembatan bambu melewati sungai kecil yang cukup deras, barulah terlihat banner Selamat Datang Wisata Alam Air Terjun Kapas Biru. Sampailah kami di secuil surga tersembunyi di Indonesia.
Banyak yang bisa dilakukan di lokasi ini. Selain menikmati segarnya air sungai yang telah ditumpahkan oleh jalur celah tunggal tebing yang sangat tinggi dengan sekedar mencelupkan kaki yang cukup keju karena lelah melintasi trek panjang yang sangat menantang, aliran sungai ini cukup aman untuk dipakai mandi dan berendam. Ada juga beberapa pengunjung yang memanfaatkan sebidang tanah landai di depan gazebo yang sengaja dibuat pengelolah untuk beristirahat dengan mendirikan tenda sebari menikmati lukisan alam dan sejuknya oksigen di sekitaran air terjun ini. Lain lagi bagi pengunjung yang mempunyai hobby fotografi bisa meluapkan kebisaannya menangkap sudut-sudut luar biasa untuk diabadikan di kamera atau sekedar berselfie dan grufie. Atau bagi pengunjung yang lelah bisa beristirahat di gazebo serta menikmati bekal yang telah dibawa atau membeli secangkir kopi panas yang dijual di warung tunggal yang disediakan pengelolah wisata air.
*ada warung di lokasi ini, ada beberapa macam minuman dan mie instan yang di sediakan. Bagi pengunjung yang tidak membawa bekal bisa beli di sini*
Kamipun tidak menyia-nyiakan kesempatan berharga ini. Selain menikmati oksigen alam tanpa polusi, menikmati air segar tanpa kaporit dan zat kimia dengan merendamkan kaki serta merendamkan badan didinginya aliran air. Kami segerombol anak kota yang sengaja blusukan ke secuil surga ini, menikmati kebersamaan yang sangat langka.
*Di lokasi ini bisa digunakan untuk mandi*
*airnya seger banget lho :D *
Inilah kenangan kami di secuil surga Indonesia, salah satu tempat yang tersembunyi dibalik bukit dan tebing terjal. Kami dengan formasi sangat lengkap ini, benar-benar memanfaatkan dan menikmati kebersamaan yang berharga. Kebersamaan langka, yang selalu terhalang oleh tempat dan waktu, kesibukan, pekerjaan serta kesempatan. Kenangan indah yang entah kapan bisa terulang, tapi kami tetap berencana untuk mengulang di lain tempat serta waktu. Semoga kami bisa selalu mengukir kenangan indah lagi dengan formasi sangat lengkap sekali dan mengabadikannya dalam memori otak serta rasa kekeluargaan.
Mengabadikan momen dan kenangan itulah tujuanku membuat blog ini. Setiap momen, kebiasaan, kegemaran yang kutulis di sini sangatlah berarti untukku. Tak ada maksud untuk riya' atau menyombongkan diri, hanya sebagai pengingatku. Aku termasuk orang yang gampang lupa akan kenangan. Karena itu kubuatlah blog ini, agar aku selalu ingat apa yang telah aku lalui dan aku telah lakukan. Selamat membaca kenanganku teman...